Beberapayang memimpin perlawanan terhadap Belanda yakni Bagus Arsitem (Pangeran Sukmadiningrat), Bagus Rangin (Pangeran Atas Angin), Bagus Serit (Pangeran Syakroni).Perlawanan terpusat di Desa Kedondong Kecamatan Susukan pada April sampai September tahun 1818."Belanda ditantang untuk datang ke Desa Kedondong.
MakamKeramat Pangeran Atas Angin Masih "Turunan Sultan Cirebon" Cirebon OnlineNgamprah - Kabupaten Bandung Barat sebelumnya merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Kabupaten Bandung. Dalam perjalanan historisnya, Bandung Barat juga tak terpisahkan dari wilayah Priangan.
KeratonKasepuhan Cirebon atau Keraton Pakungwati, dibangun oleh Pangeran Cakrabuana atau sering dikenal dengan sebutan Mbah Kuwu Cerbon pada tahun 1430,berselang waktu kemudian Pangeran Cakrabuana mengganti nama menjadi Keraton Pakungwati yang sebelumnya nama pertamanya yaitu Dalem Agung Pakungwati, dikarenakan Pangeran Cakrabuana mempunyai kasih sayang terhadap putrinya yang bernama Ratu AyuSalahsatunya bisa dibuktikan dengan adanya Makam Keramat Syekh Maulana Muhammad Syafe'i atau yang lebih dikenal dengan julukan Pangeran Atas Angin yang berada di Kampung Keramat Wali RT01/RW07 Desa Cijenuk, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat.74xELf.